Pical Sikai – Pecelnya Minang

      No Comments on Pical Sikai – Pecelnya Minang

Saat ke Sumatera Barat jika ingin menyantap makanan selain masakan Padang, silahkan anda mencoba Pical Sikai. Pical merupakan sebutan untuk pecel buat masyarakat Sumatera Barat.

Jadi jika anda seorang vegetarian tidak perlu pusing mencari makanan vegetarian khas ala Minang

Pical yang cukup terkenal di kota Bukittinggi sebagai kota kedua terbesar di Sumatera Barat dapat ditemukan di warung Pical Sikai.

Warung ini letaknya tersembunyi di dalam gang Almanzari persis depan Masjid Al-Ikhwan, jalan Panorama,  Kota Bukittinggi. Meskipun demikian warung ini sangat terkenal sehingga jika ada orang yang hendak mengirim paket atau surat tak perlu menulis alamat lengkap cukup ditulis Pical Sikai, semua orang Bukittinggi sudah tahu dimana letaknya.

Prinsip dasar pical ala Minang tidak berbeda dengan pecel Jawa, yaitu campuran beberapa macam sayuran yang kemudian di siram dengan sambal bumbu kacang. Pical bisa disantap dengan pilihan nasi, ketupat atau lontong.

Perbedaan Pical,  makanan vegetarian khas ala Minang ini dengan pecel Jawa terletak pada adanya irisan rebung dan jantung pisang. “Jantung pisang, rebung dan daun singkong di rebus dahulu sedangkan kol nya tetap mentah segar,” kata Nelly yang menjaga warung Pical Sikai.

Racikan sayuran tersebut disajikan dengan potongan potongan ketupat empuk yang disebut lontong pical. Lalu setelah disiram dengan bumbu kacang khas pecel, Pical ditaburi kerupuk merah dan keripik singkong tipis.

Rasa bumbu kacang nya pun berbeda dengan pecel Jawa. Di pical Sikai bumbu kacangnya lebih encer dan tidak terlalu manis. Bumbunya adalah campuran dari kacang tanah yang ditumbuk lalu ditambah cabai dan gula merah.

Menurut Uni Iren- panggilan akrab Reni – saudara Nelly yang ikut mengelola warung tersebut, warung Pical Sikai sudah berusia  lebih dari 60 tahun. Warung tersebut didirikan oleh bibinya Kairiyah pada tahun 1948. “Karena bibi saya sering  dipanggil Si Kai, makanya diberi nama Sikai” ungkapnya.

Warung Pical Sikai sudah sangat akrab dengan masyarakat Bukittinggi. Warung buka mulai pukul 08.00 sampai 18.00. Harga sepiring Pical Sikai Rp. 8000,- . Dalam sehari bisa habis paling tidak 100 porsi. Banyak orang terkenal yang berkunjung ke warung Pical Sikai mulai dari mantan menteri Azwar Anas sampai penyair Taufik Ismail pernah mencicipi makanan vegetarian khas ala Minang ini..

Sumber: Kompas 13 Juni 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image